Tiga Kesulitan dalam Penerjemahan dan Cara Mengatasinya

49 Comments

Ada berbagai jenis penerjemahan, dan tergantung pada jenis penerjemahan yang Anda ambil, Anda akan menghadapi berbagai macam kesulitan penerjemahan yang berbeda-beda. Dengan pendekatan yang cermat, pelatihan yang tepat dan kreativitas, kesulitan ini dapat diatasi dan bisa menghasilkan kualitas terjemahan yang dapat diandalkan.

  • Tidak Memahami Tujuan Terjemahan

Ketika klien membutuhkan sesuatu untuk diterjemahkan, akan ada tujuan akhir dari teks tersebut, dan perlu dipahami bahwa tujuan akhir akan membantu terjemahan menjadi sukses. Sebagai contoh, teks yang diterjemahkan untuk tujuan hukum harus tunduk pada teks aslinya dari pada digunakan untuk tujuan pemasaran. Menerjemahkan teks untuk tujuan pemasaran membutuhkan aliran ide dan perasaan tertentu. Menerjemahkan sebuah puisi atau lagu memiliki kesulitan tambahan yaitu tidak hanya mencerminkan makna tetapi suara dan energi dari teks asli.

  • Masalah Ambiguitas dalam Teks

Kosakata yang sangat spesifik dan struktur tata bahasa tertentu dapat menyebabkan kesulitan penjabaran arti yang tidak jelas. Seorang penerjemah berpengalaman dengan pengetahuan yang baik dari kedua bahasa dapat menghindari kesulitan tersebut, memastikan bahwa dokumen yang diterjemahkan mencerminkan makna asli dan konteks.

  • Melupakan Kepekaan Budaya ketika Menerjemahkan

Bahasa secara intrinsik berhubungan dengan budaya. Penting diketahui bahwa penerjemahan sangat memperhatikan hal ini, terutama ketika menerjemahkan teks-teks tradisional, teks tentang praktik budaya atau bahkan humor. Bahkan seorang penerjemah profesional yang berpengalaman bisa bergelut dengan kesulitan penerjemahan. Mereka sadar akan perbedaan dalam struktur, tata bahasa dan konteks antara dua bahasa.

Sering ada sebuah hasil yang negatif untuk 3 kesulitan di atas – memulai menerjemahkan kata demi kata. Pernah mencoba menggunakan kamus untuk menerjemahkan suatu teks, mencari arti kata demi kata untuk menghasilkan kalimat yang identik dengan struktur aslinya? Tidak hanya akan memakan waktu untuk menerjemahkan, hasilnya juga akan tidak akurat. Pikirkan dasar mesin terjemahan internet dan sejenisnya, kalimat membingungkan yang kadang-kadang dihasilkan-mirip dengan apa yang terjadi ketika Anda mencoba untuk menerjemahkan kata demi kata. Banyak bahasa yang mengatur kalimatnya dengan cara yang berbeda dan rumit.

Salah satu tips yang pernah saya lakukan ketika mulai terjemahan pertama saya adalah sangat sederhana: tanyakan saja ketika Anda tidak yakin tentang proyek penerjemahan kepada klien, bahkan jika dia klien pertama Anda! Bila Anda tidak yakin tentang tujuan akhir, gaya dan faktor penting lainnya, ajukan pertanyaan kepadanya. Setiap klien menyukai penerjemah yang tertarik pada proyeknya, yaitu seorang penerjemah yang berusaha mencari hasil akhir terbaik. Klien Anda akan senang untuk menjawab, daripada mendapatkan hasil terjemahan yang rendah di akhir.

Sumber: http://www.slavistix.nl/en/

49 Comments (+add yours?)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.